Cara Menghitung Gaji Karyawan Salon atau Spa

Image by pressfoto on Freepik - Menghitung Gaji Karyawan Salon

Gaji karyawan salon dan spa adalah kompensasi yang terdiri dari gaji pokok ditambah komisi berbasis output, yaitu pendapatan yang besarnya bergantung pada jumlah dan jenis perawatan yang dikerjakan setiap karyawan.

Gaji karyawan salon umumnya terdiri dari gaji pokok ditambah komisi per treatment yang dihitung dari persentase harga layanan, sehingga total komisi = rate komisi × jumlah treatment yang dikerjakan.

Salon dan spa tergolong UMKM menurut UU Cipta Kerja, menghitung gaji karyawan tidak wajib mengikuti upah minimum, tetapi tetap ada batas bawah yang diatur PP No. 36 Tahun 2021.

Berbeda dengan karyawan kantoran yang gajinya tetap tiap bulan, penghasilan kapster dan terapis berubah-ubah mengikuti ramai-sepinya pelanggan. Inilah yang sering membuat pemilik salon bingung saat waktu penggajian tiba. Simak ulasan rincinya!

Baca Juga: 7 Klinik Kecantikan dengan Cabang Terbanyak

Apa Aturan Gaji Karyawan Salon dan Spa?

Salon dan spa termasuk kategori UMKM, sama seperti kedai kopi dan warung makan. Karena itu, sistem pengupahannya lebih sederhana dibanding perusahaan besar.

PP No. 36 Tahun 2021 Pasal 36 mengatur bahwa upah di usaha mikro dan kecil ditetapkan berdasarkan kesepakatan pengusaha dan karyawan, dengan dua batas bawah: minimal 50% dari rata-rata konsumsi masyarakat tingkat provinsi, dan minimal 25% di atas garis kemiskinan provinsi.

Tabel: Aturan Pengupahan UMKM (Salon/Spa) vs Perusahaan Umum

AspekSalon/Spa (UMKM)Perusahaan Non-UMKM
Kewajiban upah minimumTidak wajib mengikuti UMP/UMKWajib mengikuti UMP/UMK
Dasar penetapan upahKesepakatan pengusaha & karyawanKetetapan upah minimum daerah
Batas bawah upahMinimal 50% rata-rata konsumsi masyarakat provinsiUMP/UMK yang berlaku
Batas bawah tambahanMinimal 25% di atas garis kemiskinan provinsi–
Dasar hukumPP 36/2021 Pasal 36; UU Cipta KerjaPP 36/2021 (ketentuan upah minimum)
Struktur & skala upahLebih sederhanaWajib disusun formal

Baca Juga: 3 Langkah Praktis Cara Menentukan Gaji Karyawan

Apa Saja Komponen dalam Menghitung Gaji Karyawan Salon?

Tabel: Komponen Gaji Karyawan Salon dan Spa

KategoriKomponenSifatKeterangan
Pendapatan tetapGaji pokokTetapSesuai kesepakatan, mengacu PP 36/2021
Pendapatan tetapTunjangan tetapTetapMisal tunjangan jabatan untuk kapster senior
Pendapatan variabelKomisi treatmentTergantung outputPersentase dari harga layanan
Pendapatan variabelTunjangan kehadiranTergantung absensiBerdasarkan data kehadiran
Pendapatan variabelTip/uang servisTergantung pelangganDikelola sesuai kebijakan salon
PotonganPPh 21Sesuai aturanHanya jika penghasilan di atas ambang PTKP
PotonganBPJS Kesehatan & KetenagakerjaanWajibSesuai persentase yang berlaku
PotonganPotongan absensi/keterlambatanKondisionalSesuai peraturan perusahaan

Bagaimana Cara Menghitung Gaji/Komisi Treatment?

Payroll Sofware Indonesia untuk Mengeloala Keuangan dan Karyawan Perusahaan | Gadjian

Rumusnya sederhana: komisi = rate komisi × harga layanan × jumlah treatment.

Misalnya, salon menetapkan rate 5%. Untuk layanan seharga Rp100.000, komisi per treatment adalah Rp5.000. Jika kapster mengerjakan 60 potong rambut sebulan, komisinya Rp300.000 dari layanan tersebut.

Tabel: Simulasi Perhitungan Komisi Karyawan Salon per Bulan

Jenis TreatmentHarga LayananRate KomisiKomisi per TreatmentJumlah Treatment/BulanTotal Komisi
Potong rambutRp100.0005%Rp5.00060Rp300.000
CreambathRp150.0005%Rp7.50030Rp225.000
FacialRp250.0005%Rp12.50020Rp250.000
Body massageRp300.0005%Rp15.00015Rp225.000
Total komisi sebulan125Rp1.000.000

Contoh menggunakan rate komisi seragam 5%. Jika rate berbeda per karyawan (misalnya 1% untuk junior, 5% untuk senior), sesuaikan kolom rate.

Berapa Gaji Karyawan Salon dan Spa?

Kisarannya bervariasi menurut kota, jenis salon, dan pengalaman. Data Jobstreet menunjukkan gaji rata-rata kapster di Indonesia berada di rentang Rp4.500.000–Rp6.500.000, sementara terapis kecantikan berada di kisaran Rp3.750.000–Rp6.000.000. Untuk terapis pijat, rentangnya Rp4.000.000–Rp6.000.000.

Angka tersebut umumnya sudah mencakup komponen variabel. Untuk salon skala kecil di daerah, gaji pokoknya biasanya lebih rendah dan porsi komisi menjadi penyeimbang.

Bagaimana Mengatur Komisi Treatment di Aplikasi Payroll?

Menghitung komisi puluhan karyawan secara manual tiap bulan jelas melelahkan, apalagi jika rate-nya berbeda-beda. Di aplikasi payroll Gadjian, komisi bisa diatur sebagai komponen pendapatan tipe Tergantung Output:

  1. Buat komponen di Pengaturan > Gaji & LTHR, beri nama “Pendapatan Komisi” dengan tipe Tergantung Output.
  2. Buat slip gaji baru di Pengaturan > Penggajian > +Nama Slip, lalu tambahkan komponen tersebut.
  3. Masuk ke Personalia > Karir & Remunerasi > Tambahkan Karir, masukkan slip yang tadi dibuat dan isi nominal komisi per treatment.
  4. Saat payroll, cukup edit slip dan masukkan jumlah unit treatment. Sistem akan mengalikannya otomatis dengan rate.

Gadjian juga menghitung PPh 21 dan iuran BPJS secara otomatis, sehingga slip gaji kapster langsung siap tanpa hitung manual.

Coba Gadjian Sekarang

Sumber

UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. JDIH Kemnaker.

PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. JDIH Kemnaker.

Data gaji Jobstreet Indonesia.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Gaji karyawan salon dan spa terdiri dari gaji pokok dan komisi berbasis output, yang dihitung berdasarkan jumlah dan jenis perawatan yang dilakukan oleh karyawan.

Komisi dihitung dengan rumus: komisi = rate komisi × harga layanan × jumlah treatment. Misalnya, jika rate komisi 5% dan harga layanan Rp100.000, komisi per treatment adalah Rp5.000.

Komponen gaji karyawan salon meliputi gaji pokok, tunjangan tetap, komisi treatment, tunjangan kehadiran, tip, dan potongan untuk PPh 21 serta BPJS.

Menurut PP No. 36 Tahun 2021, gaji di UMKM seperti salon dan spa tidak wajib mengikuti upah minimum, tetapi harus memenuhi batas bawah yang ditetapkan.

Gaji rata-rata kapster di Indonesia berkisar antara Rp4.500.000–Rp6.500.000, sedangkan terapis kecantikan antara Rp3.750.000–Rp6.000.000, dan terapis pijat antara Rp4.000.000–Rp6.000.000.

Di aplikasi payroll, buat komponen 'Pendapatan Komisi' dengan tipe Tergantung Output, lalu atur slip gaji dan masukkan jumlah unit treatment untuk menghitung komisi secara otomatis.

Penghasilan karyawan salon, seperti kapster dan terapis, bervariasi tergantung pada jumlah pelanggan dan jenis layanan yang mereka kerjakan, berbeda dengan gaji tetap karyawan kantoran.

PP No. 36 Tahun 2021 mengatur bahwa upah di UMKM ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara pengusaha dan karyawan dengan batas bawah tertentu.

Pemilik salon sering bingung saat penggajian karena penghasilan karyawan seperti kapster dan terapis bervariasi tergantung pada ramai-sepinya pelanggan.

Baca Juga Artikel Lainnya