4 Tips Bertahan Bisnis Salon dan Klinik Kecantikan Saat New Normal

Menjelang transisi new normal, diterapkan protokol transisi PSBB di Jakarta mulai dari 8 Juni 2020. Sejak awal pandemi COVID-19 di Indonesia, bisnis salon dan industri kecantikan yang pelayanannya berhubungan langsung dengan pelanggan terpaksa ditutup sampai waktu yang belum ditentukan. Setelah dicabutnya PSBB, diharapkan bisnis salon segera beroperasi kembali dengan mematuhi kebijakan new normal. Berikut tips untuk salon, spa dan bisnis salon kecantikan menghadapi new normal 

Utamakan protokol keamanan dan keselamatan

Forum Komunitas Industri dan Pengusaha Salon Kecantikan telah mengeluarkan panduan prosedur pelayanan selama masa pandemi COVID-19 dengan harapan salon dapat beroperasi dengan menjaga keselamatan dan keamanan dari karyawan maupun pelanggan. Panduan ini diperkuat dengan paparan Gubernur mengenai PSBB pada masa transisi yang mengatur protokol per sektor. Komunikasikan kebijakan new normal di salon supaya pelanggan merasa aman dan mendapatkan pelayanan kecantikan maksimal.

Baca Juga: Cara Menghitung Gaji Karyawan Salon atau Spa

System automation: pre-booking to payroll

Otomatisasi sistem penting untuk mengurangi pekerjaan administratif yang harus dikerjakan di kantor. Dengan kebijakan kapasitas maksimal 50 persen orang yang boleh datang ke salon, pemilik bisnis salon sebaiknya beralih ke sistem yang dapat diakses secara remote dan menggunakan teknologi touchless. Untuk pelanggan pre-booking secara online dan opsi pembayaran cashless akan sangat memudahkan bagi kedua pihak. Karyawan juga dapat dimudahkan untuk mengerjakan pekerjaan administratif secara work from home (WFH) misalnya menggunakan HR & payroll software.

Konsultasi virtual

Tidak semua pelanggan setia langsung kembali ke salon. Mereka masih belum sepenuhnya merasa aman untuk beraktivitas di luar rumah. Bisnis salon dan kecantikan bisa berekspansi dan memanfaatkan teknologi virtual meeting Zoom untuk memberikan konsultasi kepada pelanggan secara online. Massage therapist bisa memberikan konsultasi mengenai self-care dan bagaimana memilih produk yang tepat.  

Diversifikasi produk: Do-it-yourself (DIY) kit

Hampir semua kegiatan dan layanan yang ditawarkan pada masa pandemi adalah work from home centric. Jeli memanfaatkan euphoria WFH dapat memberikan lonjakan revenue bagi bisnis salon. Pemilik salon dapat menciptakan diversifikasi produk dengan mengeluarkan lini produk DIY seperti DIY diffuser, DIY aromatherapy dan DIY soap. Banyak orang yang beralih ke DIY di masa pandemi karena dapat mengisi waktu luang dengan melakukan aktivitas produktif.

Baca Juga: Strategi Mengelola Karyawan Remote Saat Pandemi Corona

Tip-and-Toe-Bisnis-Salon-Kecantikan-Kuku-Corona-Gadjian-Hadirr

Otomatisasi sistem di era new normal penting untuk menjaga supaya business process berjalan dengan baik. HR software Gadjian membantu perusahaan Anda untuk efisiensi operasional, khususnya manajemen data karyawan dan perhitungan payroll. Teknologi berbasis cloud memudahkan perusahaan Anda dan memberikan fleksibilitas bagi karyawan dalam perhitungan gaji karyawan. Dipercaya oleh Tip & Toe, salon kecantikan yang memberikan layanan perawatan kecantikan dari kuku sampai bulu mata, Gadjian membantu tim Tip & Toe sehingga proses perhitungan payroll lebih mudah dan cepat. Tim Tip & Toe bisa fokus memberikan pelayanan kecantikan terbaik bagi pelanggan menggunakan payroll software Gadjian.

Coba Gadjian Sekarang

Writer: Diyan Faranayli

Share