Hitungan upah sejam lembur adalah 1/173 dari upah sebulan, yaitu angka pembagi resmi yang ditetapkan pemerintah sebagai dasar perhitungan seluruh upah kerja lembur karyawan.
Rumus dasarnya adalah Upah lembur = unit lembur × 1/173 × gaji sebulan, di mana “unit lembur” adalah hasil konversi jam lembur berdasarkan pengali resmi PP 35/2021. Di Excel, total unit dijumlah dengan =SUM(E3:K3) lalu upahnya dihitung dengan =1/173*D3*L3.
Bagian yang perlu diperhatikan adalah hari lembur karyawan, apakah hari kerja atau hari libur/istirahat mingguan. Masing-masing punya pengali berbeda, yang berdampak pada perbedaan besaran upah lembur per jam.
Baca Juga: 4 Alasan Karyawan Lembur yang Dapat Merugikan Perusahaan
Berapa Maksimal Jam Lembur dan Upahnya Menurut UU?
Berdasarkan Pasal 81 angka 24 Perppu Cipta Kerja, pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja wajib membayar upah kerja lembur.
Sebelum membahas rumus perhitungan lembur Excel, perlu diketahui dulu ketentuan jam kerja lembur dan upah kerja lembur yang diatur pemerintah di PP No 35 Tahun 2021. Upah lembur dihitung menggunakan upah sejam, yaitu 1/173 upah sebulan.
Besaran uang lemburan per jam berbeda-beda. Pada hari kerja, lembur maksimal adalah 4 jam sehari dengan upah 7,5 kali upah sejam, sedangkan gaji lembur di hari libur bisa mencapai maksimal 31 kali upah sejam untuk 12 jam. Untuk lebih jelasnya, silakan simak ketentuan berikut:
- Upah lembur di hari kerja
- 1 jam pertama dibayar 1,5 kali upah sejam
- Tiap jam berikutnya dibayar 2 kali upah sejam.
- Upah lembur di hari libur/istirahat mingguan untuk 6 hari kerja
- 7 jam pertama, tiap jam dibayar 2 kali upah sejam;
- Jam ke-8 dibayar 3 kali upah sejam;
- Jam ke-9, 10, 11, tiap jam dibayar 4 kali upah sejam.
Namun, apabila hari libur jatuh pada hari kerja terpendek, maka:
- 5 jam pertama, tiap jam dibayar 2 kali upah sejam;
- Jam ke-6 dibayar 3 kali upah sejam;
- Jam ke-7, 8, 9, tiap jam dibayar 4 kali upah sejam.
- Upah lembur di hari libur/istirahat mingguan untuk 5 hari kerja
- 8 jam pertama, tiap jam dibayar 2 kali upah sejam
- Jam ke-9 dibayar 3 kali upah sejam;
- Jam ke-10, 11, 12, tiap jam dibayar 4 kali upah sejam.
Jika diringkas secara akumulatif, maka hasilnya seperti dalam tabel berikut:

Bagaimana Rumus Menghitung Lembur di Excel?
Gunakan tabel di atas untuk mengonversi jam lembur karyawan di form SPL menjadi unit lembur di kolom Excel. Contoh, Jika di SPL jam lembur tertulis 10 jam pada hari Sabtu (istirahat mingguan, 5 hari kerja), maka kamu perlu konversi menjadi 23 unit, atau jika lembur 7 jam maka 14 unit, begitu seterusnya.
Perhatikan rekap lembur mingguan Excel berikut ini yang diinput dari SPL:

Form Excel di atas merupakan perhitungan uang lembur karyawan dalam seminggu, dari tanggal 1 sampai 7 Agustus 2022. Pada kolom E-K diisi data unit lembur, yaitu konversi dari jam lembur harian menurut pengali di tabel rumus lembur.
Misalnya, Rowena kerja lembur pada Senin (1 Agustus) selama 3 jam, pada sel E4 dimasukkan angka 5,5. (Lihat tabel: lembur 3 jam hari kerja = 5,5 kali upah sejam).
Albus lembur pada Sabtu (6 Agustus) 8 jam, pada sel J7 dimasukkan angka 16. (Lihat tabel: lembur 8 jam hari libur/istirahat mingguan = 16 kali upah sejam).
Baca Juga: Begini Contoh Form Lembur Karyawan dan Perhitungannya
Setelah data unit lembur harian diinput, jumlahkan semuanya dengan rumus penjumlahan umum. Pada sel L3, masukkan rumus =SUM(E3:K3), kemudian copy ke bawah sampai sel L7, maka akan diperoleh total unit lembur setiap karyawan.
Untuk hitung upah lembur, kita menggunakan rumus berikut:
Upah lembur = Unit x Upah sejam
atau
Upah lembur = Unit x 1/173 x Gaji
Untuk menghitungnya, lakukan perkalian berikut ini:
Sel upah lembur = sel total unit lembur x 1/173 x sel gaji
Pada sel M3 masukkan rumus =1/173*D3*L3, lalu salin ke bawah sampai M7, dan akan muncul upah lembur setiap karyawan selama 1 minggu.
Misalnya, Godric dengan gaji Rp5.000.000, total unit lembur mingguan 24, maka upah lemburnya adalah Rp693.642.
Aplikasi Apa yang Bisa Hitung Lembur Karyawan Otomatis?

Tabel Perbandingan Hitung Lembur Manual vs Aplikasi.
| Aspek | Hitung Lembur di Excel | Aplikasi Hadirr + Gadjian |
|---|---|---|
| Pencatatan jam lembur | Salin manual dari form SPL | Tercatat otomatis lewat aplikasi absensi |
| Verifikasi SPL vs kehadiran aktual | Dicek manual satu per satu | Dicocokkan otomatis oleh sistem |
| Konversi jam ke unit lembur | Manual, lihat tabel pengali | Otomatis sesuai aturan |
| Lembur karyawan remote/lapangan | Sulit diverifikasi | Terlacak GPS & face recognition |
| Masuk ke slip gaji | Input ulang saat payroll | Langsung jadi komponen slip gaji online |
| Risiko salah hitung | Tinggi jika karyawan banyak | Rendah |
| Cocok untuk | Usaha kecil, lembur sesekali | Perusahaan dengan lembur rutin & banyak karyawan |
Perhitungan lembur di atas lebih cocok untuk usaha kecil, di mana admin HR dapat menjalankan sendiri proses manual dari pencatatan jam lembur, konversi jam lembur, input data ke Excel, sampai memasukkan rumus hitung.
Nah, jika perusahaan kamu kerap mempekerjakan karyawan lembur dalam jumlah banyak, atau punya karyawan lembur remote, maka kamu membutuhkan sistem pencatatan dan perhitungan otomatis yang cepat dan akurat.
Hadirr dan Gadjian bisa kamu andalkan untuk perhitungan jam lembur dan upah lembur karyawan. Hadirr adalah aplikasi monitoring kehadiran karyawan berteknologi face recognition dan anti-fake GPS yang memiliki fitur pencatat jam lembur dan kehadiran lembur.
Baca Juga: Contoh Kalkulator Perhitungan Lembur Karyawan
Tidak hanya lembur di kantor, Hadirr juga dapat mencatat kerja lembur karyawan di luar kantor. Karena itu, aplikasi ini bisa digunakan untuk memantau karyawan work from home atau pekerja lapangan.
Sedangkan aplikasi payroll Gadjian memiliki fitur hitung upah lembur online. Data lembur di aplikasi Hadirr bisa langsung diimpor ke Gadjian, kemudian dihitung upahnya secara otomatis pada saat penggajian.
Gadjian juga dapat digunakan untuk membuat SPL serta mengecek apakah kehadiran karyawan sesuai dengan SPL. Setelah data kehadiran diimpor dari aplikasi Hadirr, maka kamu bisa mencocokkan data SPL dengan data kehadiran.
Karyawan yang bekerja lembur akan memiliki data jam kehadiran seperti di bawah ini:

Dengan Gadjian, uang lembur karyawan akan terhitung otomatis berdasarkan data yang diimpor, dan muncul sebagai komponen pendapatan di slip gaji online karyawan. Kamu tidak perlu repot menghitung menggunakan rumus dan tabel lembur.
Hadirr dan Gadjian merupakan produk dari Fast-8 yang dirancang untuk membantu HR/Finance mengelola absensi dan penggajian secara efisien. Ingin tahu lebih banyak fitur di aplikasi ini? Daftar sekarang atau coba gratis dulu.
Sumber
PP No. 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja, dan PHK. JDIH Kemnaker.
Perppu No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. JDIH Kemnaker.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Upah lembur dihitung dengan rumus: Upah lembur = unit lembur × 1/173 × gaji sebulan. Di mana 'unit lembur' adalah hasil konversi jam lembur berdasarkan pengali resmi PP 35/2021.
Unit lembur adalah hasil konversi jam lembur karyawan berdasarkan pengali resmi yang ditetapkan dalam PP 35/2021. Ini digunakan untuk menghitung total upah lembur.
Untuk hari kerja, upah lembur dibayar 1,5 kali upah sejam untuk 1 jam pertama, dan 2 kali upah sejam untuk tiap jam berikutnya.
Di Excel, total unit lembur dijumlah dengan rumus =SUM(E3:K3), lalu upah lembur dihitung dengan rumus =1/173*D3*L3, di mana D3 adalah gaji sebulan dan L3 adalah total unit lembur.
Maksimal jam lembur untuk hari kerja adalah 4 jam sehari, sedangkan untuk hari libur bisa mencapai 12 jam dengan penghitungan upah yang berbeda.
Aplikasi yang dapat digunakan untuk menghitung lembur karyawan termasuk Hadirr untuk pencatatan jam lembur dan Gadjian untuk perhitungan upah lembur secara otomatis.
Jika lembur jatuh pada hari libur, upah lembur bisa mencapai 31 kali upah sejam untuk 12 jam, dengan penghitungan yang berbeda tergantung pada jam lembur.
Memahami rumus lembur penting untuk memastikan perhitungan upah lembur yang akurat dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Perhatikan hari lembur karyawan, apakah itu hari kerja atau hari libur, karena masing-masing memiliki pengali yang berbeda yang mempengaruhi besaran upah lembur.

