Cara Jitu Meningkatkan Retensi Karyawan di Perusahaan

Turnover rate merupakan isu penting yang harus ditangani setiap HR, karena punya dampak buruk terhadap bisnis. Terlebih, jika banyak karyawan terbaik yang mengundurkan diri dan pindah ke perusahaan kompetitor.

Aplikasi Payroll - Hitung Gaji, Hitung BPJS, Hitung PPh 21, Hitung Lembur, Payroll Software Terbaik | Gadjian

Tak hanya menurunkan kinerja dan melemahkan motivasi tim, angka resign karyawan yang tinggi juga menyebabkan anggaran perusahaan tidak efisien. Wall Street Journal mencatat perusahaan bisa mengeluarkan biaya dua kali gaji karyawan untuk perekrutan dan training karyawan pengganti.

Turnover dapat diminimalkan dengan menaikkan employee retention. Prinsipnya, perusahaan perlu memikirkan strategi untuk membuat karyawan betah dan loyal terhadap organisasi bisnis.

Penulis buku The Deadly Sins of Employee Retention, Mike Murphy, menyebutkan bahwa perusahaan yang tidak pernah memikirkan retensi karyawan, dan bergantung pada mekanisme pasar tenaga kerja, maka saat bursa menguat, turnover rate di perusahaan itu akan berubah drastis dari 5 menjadi 50 persen dalam semalam.

Berikut tujuh tips yang dapat kamu coba untuk meningkatkan retensi karyawan di perusahanmu:

Selektif Memilih Karyawan

Ini merupakan cara pertama dan paling penting. Wall Street Journal menyarankan agar kamu memastikan kandidat yang kamu pilih tidak hanya punya skill yang tepat dan dibutuhkan, tetapi juga cocok dan sejalan dengan budaya perusahaan (culture fit), atasan, dan teman kerja. Wawancarai secara detil dan cari tahu apakah mereka sosok yang memiliki pandangan yang sama dengan nilai-nilai perusahaan.

Paket Kompensasi yang Menarik

Salah satu cara menarik dan mempertahankan karyawan terbaik adalah menawarkan penghasilan yang kompetitif. Kamu bisa menambahkan benefit di luar gaji, seperti asuransi, tabungan pensiun, tunjangan lain-lain yang dibutuhkan karyawan, misalnya tunjangan rumah, anak/istri, dan pendidikan. Kompensasi yang mencukupi kebutuhan karyawan dan keluarganya akan membuat karyawan betah dan enggan mencari pekerjaan lain.

Buat Lingkungan Kerja yang Nyaman

Sepertiga waktu karyawan dalam sehari dihabiskan di tempat kerja. Karenanya, kantor dan ruangan kerja haruslah nyaman, atau minimal bersih, terang, dengan ventilasi cukup. Jika memungkinkan, beri fasilitas tambahan untuk relaksasi karyawan seperti coffee corner, ruang fitness, atau perpustakaan. Menurut direktur desain interior CBT Architects, Lois Goodell, desain lingkungan kantor yang nyaman bukan hanya memberi kesan estetik, tetapi juga dapat membuat karyawan bahagia.

Berikan Pelatihan dan Kursus

Upgrade keterampilan dan keahlian karyawan tidak hanya berguna untuk mendongkrak produktivitas perusahaan, tetapi juga bermanfaat bagi pengembangan karir. Perusahaan yang menawarkan kursus dan pelatihan berarti memperhatikan masa depan karyawan dengan mendukung mereka lebih maju. Sebaliknya, karyawan yang hanya dipekerjakan terus tanpa peningkatan skill akan bosan dan lebih berpeluang pindah kerja.

Baca Juga: 4 Alasan HR dan Pengusaha Wajib Mengikuti Pelatihan HR

Dengarkan Karyawan

Atasan yang baik adalah yang mau mendengarkan anak buahnya. Membiasakan berbincang dengan bawahan, entah urusan pekerjaan maupun di luar pekerjaan, dapat meningkatkan retensi karyawan. Meminta pendapatnya soal ide baru, mendengarkan kesulitan mereka, atau sekadar menanyakan kabar keluarganya, merupakan bentuk penghargaan sederhana terhadap karyawan. Ada baiknya, kamu juga menanyakan langsung apa saja yang membuat mereka betah bekerja di perusahaan dan apa yang menyebabkan mereka ingin pindah kerja.

Bantu untuk Mengevaluasi Karyawan

Secara berkala, beri penilaian atas kinerja karyawan. Bicarakan ini empat mata dan dorong mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Jika hasil evaluasi kurang memuaskan, cari tahu apa yang menjadi kendala, kemudian bantu dia untuk mencari jalan keluar. Prinsipnya, jangan biarkan karyawan mengalami kesulitan sendiri dalam pekerjaan. Kritik yang menyudutkan karyawan tanpa memberi solusi justru akan menurunkan motivasi mereka.

Berikan Apresiasi

Kamu dapat memberikan pujian dan pengakuan atas kinerja karyawan yang memuaskan dengan berbagai cara, dari mulai yang sederhana seperti mengucapkan terima kasih, memasang profil karyawan berprestasi di perusahaan, hingga memberinya reward berupa bonus atau hadiah. Apapun itu, membiasakan memuji kinerja karyawan merupakan cara ampuh untuk memupuk loyalitas karyawan.

Rumus pokok meningkatkan retensi karyawan adalah membuat mereka merasa bahagia menjadi bagian dari organisasi kamu. Kebahagiaan tidak selalu terkait dengan besarnya penghasilan, karena kenyataannya banyak perusahaan yang menawarkan gaji besar tetap memiliki turnover rate yang tinggi.

Lakukan survei periodik untuk mencari tahu apa yang paling diinginkan karyawan dari perusahaan, dan temukan cara yang tepat untuk memenuhinya. Menaikkan retensi karyawan bukan urusan sesaat, tetapi strategi yang berkelanjutan yang melibatkan proses keterikatan (engagement) dan pengalaman (experience) karyawan.

Baca Juga: Cuti Sebagai Reward Perusahaan untuk Karyawan

Persoalannya, HR lebih sering menghabiskan waktu untuk pekerjaan administratif seperti penggajian setiap bulan daripada memikirkan retensi karyawan. Padahal, ada cara yang lebih mudah untuk menangani tugas rutin tersebut, yakni menggunakan HR software Gadjian.

Dengan payroll software cerdas dan serba bisa ini, kamu dapat menyelesaikan pekerjaan HR dan finance terkait perhitungan gaji, cuti, lembur, BPJS, dan PPh 21 tanpa repot. Gadjian melakukan hitung gaji online secara cepat dan akurat, serta hasilnya otomatis akan muncul di slip gaji online.

Aplikasi HRIS berbasis cloud ini selain praktis dan mudah digunakan, juga membantu perusahaanmu lebih efisien. Sebab, dengan Gadjian, kamu menghemat 50 persen tenaga admin HR dan keuangan, 85 persen waktu, dan 90 persen biaya kelola administrasi karyawan yang besarnya bisa mencapai puluhan juta rupiah per tahun.

Nah, kamu dapat mengalihkan anggaran belanja tersebut untuk biaya menaikkan retensi karyawan, misalnya untuk pelatihan karyawan, menyediakan fasilitas tambahan di kantor, atau reward bagi pekerja yang berprestasi.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Bagikan artikel ini:

Share