5 Tujuan Perusahaan dalam Menentukan Kompensasi Karyawan

Pada dasarnya, Anda sebagai pimpinan perusahaan memahami bahwa pengelolaan kompensasi karyawan merupakan kewajiban perusahaan untuk memberikan taraf hidup yang layak bagi karyawan – sesuai dengan kemampuan dan anggaran perusahaan. Akan tetapi, dari kacamata HR, pengelolaan kompensasi karyawan dapat berdampak kepada produktivitas perusahaan secara langsung maupun tidak langsung.

Hemat Biaya Perusahaan dengan HRIS dan Payroll Software Indonesia | Gadjian

Bagaimana mungkin? Secara garis besar, kompensasi adalah  bentuk penghargaan atas waktu, keahlian, usaha, dan/atau pengetahuan yang diberikan oleh karyawan kepada perusahaan. “Bentuk penghargaan yang tepat” tentu akan terefleksi pada waktu, keahlian, usaha, dan/atau pengetahuan yang diberikan oleh karyawan; dan tampak pada pencapaian target yang telah ditetapkan.

Berikut Gadjian rangkum 5 (lima) tujuan kompensasi yang baik:

1. Untuk Menarik Kandidat Terbaik

Kandidat-kandidat terbaik akan tertarik untuk bekerja pada perusahaan yang memberikan kompensasi terbaik pula. Ya, tak hanya talent saja yang bersaing untuk mendapatkan posisi di sebuah perusahaan. Perusahaan pun bersaing untuk mendapatkan karyawan yang cerdas, kreatif, pekerja keras, dan mampu memberikan kontribusi pada kemajuan perusahaan. Kembali ke definisi kompensasi di atas, maka seberapa besar penghargaan yang Anda siapkan untuk ‘meminang’ kandidat dengan kualitas tinggi?

Baca Juga: Pentingnya Orientasi dan Pelatihan Bagi Karyawan Baru

2. Untuk Menghargai dan Mempertahankan Karyawan

Setelah kandidat tersebut mulai memberikan karyanya, Anda pun harus mengantisipasi agar jangan sampai ia pindah ke perusahaan lain, apalagi perusahaan kompetitor. Dengan pengalaman yang karyawan miliki, nilainya akan semakin tinggi. Maka Anda dapat memberikan iming-iming reward agar ia tetap bertahan pada perusahaan Anda, dan semakin bersinar.   

Baca Juga: Cuti sebagai Reward Perusahaan untuk Karyawan

3. Untuk Meningkatkan Motivasi

Struktur dan skala upah yang tepat dapat mendorong karyawan untuk tetap berkomitmen, bekerjasama, dan produktif. Selain itu, karyawan yang merasa dihargai dapat merasakan kepuasan dan kenyamanan kerja sehingga ia akan bekerja dengan bahagia. Karyawan yang bahagia tak perlu lagi diperintah dengan susah-payah untuk terus memberikan performa terbaik bagi perusahaan.

Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Employee Engagement Ketika Merayakan Ulang Tahun Karyawan

4. Untuk Menyelaraskan dengan Aturan Pemerintah

Paket kompensasi yang memenuhi hak-hak karyawan bukan hanya baik untuk karyawan, tetapi juga untuk perusahaan. Ketika perusahaan selalu memberikan upah di atas UMP, maka perusahaan akan terhindar dari sanksi administratif yang berkaitan dengan pengupahan. Tak hanya itu, permasalahan dengan serikat pekerja juga dapat dihindari sehingga karyawan dapat fokus kepada pekerjaannya.

Baca Juga: Inilah Sanksi Jika HR atau Pengusaha Telat Membayar Upah Karyawan

5. Untuk Mendukung Program Perusahaan

Penggajian bukanlah pemborosan keuangan perusahaan, melainkan dapat dilihat sebagai bentuk investasi. Kompensasi yang benar akan meningkatkan produktivitas dan output perusahaan, yang akan memberikan timbal balik berupa keuntungan bagi perusahaan. Oleh karena itu, Anda dapat merancang strategi yang akan memaksimalkan kinerja karyawan. Sebagai contoh, daripada memberikan upah lembur, Anda dapat memberikan bonus bagi karyawan yang mengambil cuti. Selain untuk reward karyawan, perusahaan juga akan mendapatkan beberapa manfaat cuti karyawan, seperti peningkatan produktivitas karyawan setelah cuti.

Baca Juga: Cuti Kerja, Strategi Efektif Meningkatkan Kinerja Karyawan

Menentukan besaran gaji karyawan tidak lagi sulit dengan bantuan aplikasi HRIS. Gadjian merupakan aplikasi gaji karyawan yang memadukan monitoring absensi, serta perhitungan tunjangan dan potongan yang sesuai dengan aturan pemerintah paling update. Payroll software masa kini yang bisa hitung gaji online dan mengeluarkan slip gaji online? Gadjian jawabannya!

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Share