Perhitungan PPh 21 Nett

Sebagian perusahaan membayar karyawannya dengan gaji bersih atau nett, dengan pajak ditanggung pihak pemberi kerja. Artinya, karyawan menerima nominal penghasilan persis sebagaimana yang dijanjikan di awal.

Misalnya, pemilik perusahaan atau HR menawarkan gaji kepada karyawan sebesar Rp 8.000.000, maka pada saat penggajian akhir bulan, ia akan menerima gaji sesuai jumlah itu. Ini berbeda dengan perusahaan yang menerapkan gaji kotor, di mana karyawan akan menerima gaji Rp 7.845.000 karena sudah dipotong pajak PPh 21 yang ditanggung karyawan sendiri Rp 155.000.

Metode penggajian nett ini antara lain bertujuan untuk memotivasi karyawan melalui pembayaran gaji utuh tanpa potongan pajak. Cara ini dipercaya dapat mendorong produktivitas karena karyawan merasa mendapat lebih dari perusahaan berupa tanggungan pajak penghasilan.

Baca Juga: Bagaimana Membedakan Objek PPh 21 dengan Objek Pajak Lainnya?

Perusahaan yang memberikan gaji bersih dan menanggung pajak karyawan lebih tepat menerapkan perhitungan PPh 21 nett. Pada dasarnya, cara menghitung PPh 21 ini sama dengan gross. Bedanya, pada metode nett, pajak terutang tidak mengurangi penghasilan karyawan.

Berikut contoh perhitungan PPh 21 untuk seorang karyawan yang berstatus tidak kawin dan tanpa tanggungan (PTKP TK/0) yang dijanjikan gaji bersih Rp 8.000.000 sebulan.

Gaji Rp 8.000.000
Dikurangi:

Biaya jabatan: 5% x Rp 8.000.000

 

Rp   400.000-

Penghasilan neto Rp 7.600.000
Penghasilan neto setahun    Rp 91.200.000

Dikurangi:

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) TK/0

 

Rp 54.000.000-

Penghasilan Kena Pajak Rp 37.200.000
PPh 21 terutang setahun: 5% x Rp 37.200.000 Rp  1.860.000
PPh 21 terutang sebulan Rp   155.000
Gaji Rp 8.000.000
Subsidi pajak Rp  155.000 Pajak PPh 21 Rp 155.000
Total penghasilan Rp 8.000.000 Gaji bersih Rp 8.000.000

Di bagian penjelasan dari Peraturan Dirjen Pajak No PER-16/PJ/2016 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan, Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi, pajak penghasilan karyawan yang ditanggung pemberi kerja termasuk dalam pengertian kenikmatan sebagaimana disebutkan dalam Pasal 8 ayat (1) poin b sebagai berikut:

(1) Tidak termasuk dalam pengertian penghasilan yang dipotong PPh Pasal 21 adalah:

b. penerimaan dalam bentuk natura dan/atau kenikmatan dalam bentuk apapun yang diberikan oleh wajib pajak atau pemerintah, kecuali penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2).

Karena itu, pajak PPh 21 pada contoh di atas sebesar Rp 155.000 yang ditanggung perusahaan tidak dijumlahkan dengan gaji karyawan karena bukan termasuk penghasilan bruto yang dikenai pajak. Meski subsidi pajak berakibat pada pengeluaran perusahaan, pajak Rp 155.000 itu tidak bisa mengurangi penghasilan bruto perusahaan dalam perhitungan PPh badan.

Menghitung PPh 21 karyawan akan lebih mudah menggunakan aplikasi HR Gadjian, ketimbang cara manual. Apa pun metode penggajian di perusahaanmu, apakah gross, gross up, atau nett, semua bisa diselesaikan secara otomatis melalui kalkulator hitung PPh 21 online, dengan memperhatikan ketentuan pemerintah terbaru tentang perpajakan.

Baca Juga: Tidak Perlu Repot, Akan Ada Bukti Potongan PPh 21 Elektronik

Karena sistemnya bekerja dengan teknologi komputasi awan, kamu tidak membutuhkan lagi program atau software on-premise yang tidak fleksibel. Dengan Gadjian, kamu bisa menghitung PPh 21 karyawan kapan dan di mana saja tanpa repot. Hasil perhitungannya juga muncul di slip gaji online.

Menghitung gaji dan potongan PPh 21 merupakan salah satu dari banyak keunggulan Gadjian. Aplikasi ini memiliki beragam fitur untuk membantu berbagai tugas administratif HR dan finance menjadi lebih efisien dan bebas kesalahan.

Dengan Gadjian, kamu bisa mengelola absensi, cuti, lembur, shift kerja, tunjangan, bonus, BPJS, pinjaman karyawan, hingga membayar gaji hanya dengan sekali klik. Coba kemudahan dan efisiensi aplikasi payroll terbaik di Indonesia ini, kamu pasti tidak akan tertarik lagi dengan Excel.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Bagikan artikel ini:

Share