Invoice Lama Dibayarnya? Cari 5 Penyebabnya Disini!

Invoice Lama Dibayarnya? Cari 5 Penyebabnya Disini!

Invoice yang telat dibayar kerap menjadi permasalahan yang dialami oleh para pelaku usaha dalam dunia B2B. Ketika menagih, ada saja alasan yang diungkapkan oleh klien Anda. 

Sudah tentu, masalah ini kerap membuat Anda jengkel dan berpengaruh pada arus kas perusahaan. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengetahui penyebabnya, agar pembayaran tetap berjalan lancar.

Secara umum, penyebab invoice lama dibayar bisa datang dari berbagai penyebab. Salah satu penyebabnya, bisa datang dari invoice yang Anda buat. Penyebabnya bisa datang dari mana saja, termasuk dari invoice dan faktor lainnya. Berikut ini, cari tahu 5 penyebab kenapa invoice Anda belum terbayar dibawah ini.

“Saya belum terima invoice dari Anda”

Alasan ini mungkin terdengar konyol bagi Anda, tetapi hal ini kerap terjadi. Artikel dari CFO.com, menegaskan bahwa masalah ini dialami oleh 11% responden dalam studi yang dilakukannya terkait masalah pembayaran invoice yang telat.

Penyebab dari masalah ini biasanya terjadi karena banyaknya invoice yang diterima oleh klien, sehingga invoice Anda kemungkinan tidak terbaca. Selain itu, pengelolaan invoice yang masih manual juga menjadi penyebab mengapa invoice Anda belum dibaca dan menyebabkan pembayaran menjadi terlambat. 

Solusi terbaik dari masalah ini adalah, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan Paper.id, solusi invoicing terbaik masa kini. Dengan begitu, Anda dapat mengecek status invoice apakah sudah terkirim atau sudah dibuka oleh klien Anda. Anda tidak perlu lagi repot-repot dalam mengecek atau melakukan follow up invoice Anda. Klik disini untuk menggunakannya secara gratis.

Anda salah mengirim invoice

Kesalahan dalam pengiriman invoice ke klien yang salah memang kesalahan kecil yang berujung fatal. Jika Anda mengirimnya ke klien yang berbeda, hal ini berpotensi dapat memperburuk hubungan Anda. Selain itu, proses pembayaran bisa berlangsung lebih lama.

Untuk mengatasinya, Anda perlu melakukan pembaruan secara berkala untuk mengecek apakah klien Anda masih memiliki email yang sama atau sudah berubah. Digitalisasi juga menjadi solusi lainnya yang dapat membantu proses menjadi lebih ringkas dan minim kesalahan.

Dengan digitalisasi pada pengiriman invoice, data klien akan dimasukkan secara otomatis oleh sistem. Anda hanya tinggal mengirimkannya via email atau kanal lainnya agar bisa sampai langsung kepada klien Anda.

Isi invoice tidak jelas

Jika Anda mengirimkan invoice yang tidak jelas, klien Anda tidak akan membayar. Hal ini menjadi sebuah masalah pelik yang kerap dialami oleh banyak orang. Belum lagi, masa revisi yang bisa memakan waktu berhari-hari dan waktu pengiriman yang lama karena dikirim dengan kurir dan juga logistik.

Untuk menyiasatinya, pastikan agar informasi pada invoice tertera dengan jelas mulai dari nomor invoice, nomor PO, jumlah yang harus dibayar, jumlah dan barang apa saja yang dibeli. Dengan begitu, invoice Anda akan cepat dibayar. 

Purchase order tidak dilampirkan

Transaksi B2B dikenal kompleks dan membutuhkan data yang lengkap. Salah satu data yang kerap lupa dilampirkan adalah purchase order atau PO. Dalam dunia profesional, dikenal juga istilah No-PO-No-Pay. Tentunya, Anda tidak ingin invoice Anda tidak dibayar hanya karena tidak ada lampiran PO bukan?

PO berfungsi sebagai dokumen tambahan yang akan dijadikan rujukan untuk melakukan pengecekan atau dikenal sebagai document matching. Biasanya, orang-orang tidak melampirkannya karena lupa saat mengirimkan invoice melalui kurir atau email.

Untuk mengatasinya, Anda membutuhkan solusi invoicing terkini, Paper.id. Dokumen PO bisa dilampirkan secara otomatis pada invoice yang terkirim, sehingga memudahkan klien Anda dalam menerima dan mengecek dokumen yang ada. Modernisasi pengolahan invoice perusahaan Anda dengan solusi invoice terbaik dari Paper.id! Klik disini untuk cari tahu lebih dalam bagaimana Paper.id dapat membantu bisnis Anda. 

Penundaan pembayaran karena klien belum mendapatkan bayaran

Terkadang, klien Anda bisa saja menunda pembayaran, karena mereka belum mendapatkan pembayaran dari kliennya. Masalah ini merupakan hal klasik yang kerap terjadi dalam dunia B2B. Bisa jadi, ketika Anda sedang menagih, klien Anda juga belum mendapatkan pembayaran dari kliennya.

Baca Juga: Mudah! Begini Prosedur Klaim Reimbursement Karyawan

Tentunya, klien Anda belum bisa membayar. Di sisi lain, Anda juga tidak bisa menagihnya secara agresif untuk menjaga agar hubungan Anda dengan klien tetap berjalan dengan baik. Masalah ini tergolong sangat pelik dan dapat mengganggu arus kas usaha Anda.

Untuk masalah ini, Paper.id menyediakan sebuah solusi penagihan canggih yang menjamin invoice Anda 100% terbayar. Dengan begitu, arus kas usaha Anda lancar dan mengurangi resiko piutang tak tertagih sebanyak 72%. Klik disini untuk mengetahui rahasia penagihan terbaik saat ini dari Paper.id!

Share