Fasilitas Pembiayaan Syariah untuk Karyawan, Hasil Kolaborasi Digital Payuung dan ALAMI

Jakarta, 29 Juni 2021 – Meningkatnya kebutuhan likuiditas keuangan masyarakat selama masa pandemi mendorong Payuung, sebuah platform digital yang memfasilitasi kesehatan keuangan (financial wellness) perusahaan dan karyawan Usaha Kecil Menengah (UKM), untuk meluncurkan produk pembiayaan karyawan syariah. Produk pembiayaan ini merupakan kerjasama Payuung dengan ALAMI, salah satu perusahaan rintisan teknologi finansial (tekfin) syariah.

Baca Juga: Transaksi Tumbuh 10 Kali Lipat di Masa Pandemi, Platform Benefide Ganti Nama Menjadi Payuung

Pandemi COVID-19 telah mempercepat proses digitalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia. Data Kementerian UMKM dan Koperasi menyebutkan bahwa lebih dari 10 juta UKM atau sekitar 16% dari total populasi usaha kecil menengah telah mengadopsi solusi digital selama 2020. Di saat yang bersamaan, permintaan masyarakat akan pinjaman berbasis syariah terus meningkat. Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selama tahun 2020 pinjaman berbasis syariah meningkat 9,5% meskipun secara keseluruhan industri pinjaman konvensional mengalami kontraksi sebesar 2,41%. 

Menanggapi dua tren tersebut, platform Payuung berusaha memfasilitasi kebutuhan digitalisasi fasilitas keuangan UKM dengan menyediakan pembiayaan karyawan berbasis syariah. Payuung merupakan platform digital kesehatan finansial (financial wellness) besutan PT Fatiha Sakti (Fast8), yang juga merupakan perusahaan induk aplikasi pengelolaan SDM Gadjian dan aplikasi presensi Hadirr

Afia Fitriati, CEO dan Co-Founder Fast8, mengatakan bahwa peluncuran fasilitas pembiayaan karyawan berprinsip syariah ini selaras dengan terus meningkatnya kebutuhan terkait pembiayaan yang lebih aman dan menenangkan di tengah masyarakat, utamanya di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah.

“Maraknya pinjaman online atau pinjol belakangan ini seperti pedang bermata dua. Di satu sisi pinjol membuka akses finansial yang lebih luas bagi masyarakat, namun di sisi lain banyak perusahaan yang mengeluh akibat banyak karyawan mereka terlilit fasilitas pembiayaan karyawan,” penjelasan Afia. Ia menambahkan, “Sebagai perusahaan yang memiliki misi untuk memberdayakan UKM melalui konsep #HRFintech, kami berharap melalui fasilitas pembiayaan karyawan syariah ini dapat memberi solusi alternatif pembiayaan yang lebih aman dan menenangkan bagi banyak pihak.”

ALAMI menyambut baik kerjasama pembiayaan karyawan syariah dengan Payuung ini.

“Dengan kolaborasi bersama Payuung, kami berharap dapat memperluas jangkauan layanan finansial syariah, terutama di kalangan karyawan perusahaan-perusahaan kecil dan menengah. Apalagi mengingat momentum ketertarikan dan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk keuangan syariah belakangan juga semakin meningkat. Semoga hasil dari kolaborasi ini memberi solusi bagi UKM Indonesia untuk lebih produktif di masa pandemi ini” ujar Bembi Juniar, Chief Business Officer sekaligus Co-Founder dari ALAMI.

Baca Juga: Pentingnya Fasilitas Pinjaman Karyawan Swasta bagi Perusahaan di Masa COVID-19

Menurut Global Islamic Fintech Report 2021 (GIFT 2021) yang dirilis firma konsultasi global DinarStandard  bulan Maret lalu, industri teknologi finansial syariah Indonesia menduduki peringkat keempat di dunia setelah Malaysia, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *