Waspada! Klaster COVID-19 di Perkantoran Mengintai Bisnismu

Sejak penerapan PSBB kedua 14 September, 52 kantor dan perusahaan di wilayah DKI Jakarta terpaksa ditutup sementara oleh pemerintah provinsi. Sebanyak 27 perusahaan ditutup karena ada karyawan yang positif COVID-19, sedangkan 25 perusahaan lainnya ditutup karena tidak menjalankan protokol pencegahan.

Sejak PSBB Transisi pada Juni lalu, di mana pegawai dan karyawan mulai bekerja kembali di kantor atau work from office (WFO), perkantoran menjadi klaster corona dengan peningkatan kasus yang signifikan. 

Baca Juga: 15 Tokoh Indonesia yang Positif Corona

Menurut data terbaru Satgas Penanganan COVID-19, jumlah kasus di tempat kerja dan perkantoran di DKI adalah 3.194, dan menjadi klaster COVID-19 terbanyak ketiga. Salah satu yang terbaru adalah penutupan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat selama tiga hari karena 6 pegawainya positif COVID-19 .

Klaster perkantoran dan pabrik tidak hanya muncul di Jakarta, tetapi juga di beberapa kota lain di Tanah Air. Baru-baru ini, pabrik Epson di Cikarang ditutup selama dua pekan akibat 269 karyawannya terinfeksi corona, sementara kantor wilayah dan kantor cabang BRI Padang ditutup setelah 74 pegawainya positif COVID-19.

Kasus tersebut menambah panjang daftar transmisi massal virus corona di klaster tempat kerja, menyusul kasus-kasus sebelumnya, seperti klaster pabrik rokok Sampoerna di Surabaya, Unilever di Cikarang, dan tiga perusahaan di Semarang, dengan ratusan karyawan kasus positif COVID-19.

Penularan massal di klaster perkantoran dan klaster pabrik diperparah dengan temuan baru mengenai mutasi virus corona atau SARS-CoV-2 yang punya karakter lebih agresif dalam penyebarannya.

Sejumlah riset, termasuk di Universitas Airlangga dan Universitas Gadjah Mada, menemukan mutasi virus G614 atau juga disebut D614G, yang berbeda dari virus corona Wuhan D614. Mutan inilah yang kini mendominasi, dengan persebaran 77,5% dari semua virus corona di seluruh dunia.

Mutasi baru COVID-19 punya daya infeksi 10 kali lipat dibanding virus asalnya, yang artinya menular dan menyebar jauh lebih cepat. Meski demikian, belum diketahui secara jelas dan belum ada penelitian yang cukup apakah virus G614 ini lebih mematikan atau tidak.

Kepala Lembaga Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, seperti ditulis BBC Indonesia, menjelaskan daya infeksi tinggi mutan tersebut masih berdasar pengamatan di lab, belum di komunitas. Artinya, daya infeksi 10 kali lipat itu terjadi di dalam laboratorium, dan belum diteliti dari manusia ke manusia.

Dengan fakta-fakta di atas, COVID-19 tak bisa disepelekan. Ini merupakan penyakit yang menular cepat dan dapat berakibat fatal, meski jumlah penderita yang sembuh jauh lebih banyak dari yang meninggal. Karena itu, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. 

Di tempat kerja, mencegah penyebaran COVID-19 seharusnya menjadi prioritas kebijakan perusahaan. Sebab, dampak penularan virus di antara karyawan akan menghambat laju bisnis dan merugikan perusahaan.

Cara yang paling efektif dan efisien untuk mencegah klaster perkantoran dan transmisi massal adalah menggunakan aplikasi contact tracing. Mengapa harus aplikasi? Sebab, cara manual tak mampu mengejar penyebaran virus yang cepat.

Menurut ahli epidemiologi di Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, seperti yang disampaikan ke KompasTV, kecepatan tindakan pencegahan di Indonesia tertinggal satu bulan di belakang laju penularan virus corona. 

Karena itu, dengan aplikasi penelusuran kontak, pencegahan dilakukan lebih cepat. Pengusaha dapat memutus rantai penyebaran COVID-19 di kantor lebih dini dengan memantau pergerakan dan interaksi antar-karyawan. 

Kini, Anda dapat menggunakan fitur contact tracing di aplikasi e-absensi Hadirr dari Fast 8. Mobile app ini berjalan di smartphone Android dan iOS, dan dapat melacak posisi dan kedekatan fisik antar-karyawan.

Dengan mengaktifkan fitur contact tracing, Bluetooth, dan koneksi internet di setiap handphone karyawan, aplikasi ini memberikan visibilitas pergerakan karyawan di lingkungan kantor. Hadirr merekam secara otomatis siapa berada di dekat siapa dalam waktu dua minggu ke belakang. 

Jika seorang karyawan positif COVID-19, Anda dapat mengetahui siapa saja orang-orang di kantor yang berada di dekatnya belakangan ini dan dalam waktu berapa lama. Lalu, Anda dapat mengirimkan notifikasi personal ke mereka dan mengambil tindakan lanjutan.

Dengan contact tracing digital, Anda tak perlu menghentikan aktivitas bisnis dan mengarantina seluruh karyawan. Hanya mereka yang berisiko tertular berdasarkan hasil penelusuran aplikasi saja yang perlu Anda istirahatkan untuk isolasi dan tes swab.

Aplikasi absensi online Hadirr juga sangat praktis dan memudahkan Anda memantau kehadiran karyawan di banyak tempat secara real-time. Ini membantu perusahaan dalam work from home (WFH), di mana karyawan melaporkan clock-in dan clock-out dari rumah melalui selfie di aplikasi. 

Selain tidak butuh instalasi perangkat absensi, metode online ini juga bebas kecurangan, karena pelaporan kehadiran karyawan diverifikasi oleh teknologi face recognition dan sistem pemosisi global (GPS) yang akurat.

Coba Hadirr Software Aplikasi Absensi Karyawan Online (E-Absen) Terbaik Indonesia

Sedangkan untuk mengelola administrasi karyawan, Anda dapat menggunakan Gadjian yang kaya fitur dan efisien. Aplikasi penggajian karyawan andalan para HR dan finance ini merupakan paperless administration, di mana semua sistem pencatatan dan perhitungan berjalan secara online dan menggunakan penyimpanan di server cloud.

Baca Juga: HR Harus Tahu! Ini 11 Kebijakan Pemerintah di Masa COVID-19

Penggajian karyawan lebih mudah dengan payroll software yang serba otomatis ini. Kalkulator online Gadjian menghitung gaji, tunjangan, bonus, lembur, THR, BPJS, dan PPh 21, dengan cepat dan akurat. Hasilnya juga langsung muncul di slip gaji online karyawan.

Gadjian mendukung perusahaan Anda lebih efisien dalam mengelola administrasi karyawan, baik selama WFH maupun dalam situasi normal WFO. Karena merupakan aplikasi berbasis web, Anda dapat menghitung gaji karyawan dari rumah, kantor, atau di mana saja selama terhubung internet.

Coba Gadjian Sekarang

Share