Cluster COVID-19 Perkantoran: Efektifkah Penerapan Higienitas di Perusahaan Anda?

Munculnya cluster COVID-19 perkantoran menuntut perusahaan supaya lebih waspada dan mengkaji ulang protokol untuk menjaga higienitas kantor. Sebagai salah satu penyumbang kasus positif COVID-19 tertinggi di Indonesia, perkantoran sebagai cluster baru berada di peringkat kelima dengan 3,6 %. Maka, hal apa saja yang perlu diperhatikan diperhatikan untuk menekan tingkat eksposur COVID-19 di kantor?

Baca Juga: Bantuan Pemerintah untuk Pengusaha di Masa COVID 19

Cara Membersihkan

Rekomendasi pembersihan dan disinfeksi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) adalah dengan menggunakan sarung tangan sekali pakai untuk membersihkan permukaan benda. Untuk area yang sering disentuh (high touch surface) seperti meja, saklar lampu, gagang pintu, mesin absen fingerprint harus rutin dibersihkan dengan disinfektan sebelum digunakan. Coronavirus kehilangan infektivitas atau menurun tingkat penularannya dengan waktu bervariasi, setelah 3 jam seperti pada permukaan kertas tisu sampai 7 hari pada stainless steel dan surgical mask. Bagaimana dengan pakaian yang digunakan kerja? Virus infektif pada suhu tinggi, sehingga dengan merendam pakaian pada air panas (60°C) selama 30 menit sebelum mencuci efektif untuk membunuh virus.

Pemilihan Disinfektan

Cairan utama yang digunakan sebagai disinfektan adalah ethanol atau alkohol 70 %. Perusahaan seperti PT Mica Jaya Pratama (Mineral Botanica) memproduksi hand sanitizer  dengan kadar alkohol sesuai rekomendasi CDC. Alternatif yang dapat digunakan adalah campuran cairan pemutih dan air dengan rasio volume 1:49. Disarankan untuk membersihkan dengan sabun dan air untuk mengurangi virus, bakteri dan kotoran, dilanjutkan dengan cairan disinfektan untuk membunuh virus.

Protokol Kesehatan di Kantor

Protokol new normal mulai diterapkan setelah PSBB dilonggarkan oleh pemerintah. Namun, belum semua kantor menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan memberikan edukasi yang cukup bagi karyawan. Perlu ditekankan bahwa adaptasi kebiasaan baru di kantor seperti menggunakan masker yang layak dan membawa hand sanitizer wajib bagi karyawan. Pengaturan shift karyawan juga penting untuk mencegah ruangan yang terlalu padat. Hal yang sering terlewat adalah bagaimana operasional di kantor meminimalkan karyawan menyentuh high touch surface dengan touchless technology, sehingga menekan risiko penyebaran.

Baca Juga: Download Panduan New Normal Bagi Perusahaan dan Karyawan (Infografis)

Kondisi pandemi menuntut perusahaan untuk ketat menjaga higienitas lingkungan kerja. Mengutamakan higienitas dengan touchless technology, Hadirr memungkinkan karyawan Anda untuk absensi praktis dan higienis. Aplikasi dapat di­-install pada smartphone dan pencatatan kehadiran dilakukan dengan mengambil swafoto (selfie). Data kehadiran karyawan dapat dipantau dimana saja melalui dashboard admin. Hadirr telah digunakan di perusahaan termasuk PT. Mica Jaya Pratama untuk memantau kinerja karyawan yang tersebar di berbagai cabang. Aplikasi Hadirr membantu perusahaan Anda untuk menerapkan higienitas dengan efektif.

Coba Hadirr Software Aplikasi Absensi Karyawan Online (E-Absen) Terbaik Indonesia

Writer: Haunina K. Sari

Share