Yuk, Simak Skenario New Normal Pemerintah

Menjelang awal Juni, pemerintah tengah mengkaji skenario new normal yang rencananya akan diterapkan di Indonesia. New normal merupakan skenario aktivitas “normal” di tengah pandemi COVID-19. Dilansir dari Detik Finance, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta BUMN untuk menganalisis skenario new normal yang bisa diterapkan. Perlu diidentifikasi variabel yang tidak bisa dikontrol dan paling berpengaruh seperti penemuan vaksin dan perilaku masyarakat.

Dari kedua variabel tersebut dapat diklasifikasikan menjadi empat skenario yang mungkin terjadi, antara lain:

Death Zone

Virus corona menyebar dengan cepat, sedangkan kapasitas fasilitas kesehatan kurang memadai jika dibandingkan dengan jumlah pasien dan vaksin belum ditemukan. Kesadaran masyarakat untuk mencegah penyebaran rendah sehingga lalai terhadap protokol keselamatan dan kesehatan. Bisnis berjalan seperti biasa tanpa protokol spesifik. Namun, karena masyarakat lalai berakibat meningkatnya jumlah kematian sehingga perekonomian dan sosial ikut berdampak negatif.

Baca Juga: Teknologi Cloud Bisa Bantu UKM di Kala Pandemi Covid-19

New Normal

Yang berbeda adalah tingkat kesadaran masyarakat lebih tinggi terhadap protokol kesehatan dan keselamatan, sehingga penyebaran bisa ditekan. Walaupun vaksin belum ditemukan, fasilitas kesehatan bisa memadai dan mencukupi untuk menangani seluruh pasien. Penerapan new normal akan berdampak angka kematian bisa ditekan menjadi lebih kecil. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan bisnis dengan cara-cara baru seperti work from home (WFH).

Donkeyman

Donkeyman adalah skenario ketika vaksin sudah ditemukan. Fasilitas kesehatan yang tersedia memadai untuk menangani pasien COVID-19, tetapi masyarakat lalai dengan aspek keselamatan dan kesehatan. Sektor kesehatan seperti rumah sakit akan tetap ramai pasien karena karena kelalaian masyarakatnya.

Longer Life Hope

Skenario yang paling ideal dibandingkan dengan yang lain, dimana vaksin telah ditemukan dan fasilitas kesehatan mampu menangani pasien COVID-19 secara efektif. Masyarakat telah terbiasa bekerja dengan kondisi pandemic dan sangat memanfaatkan teknologi digital. Saat kondisi ini tercapai, hal ini akan mendorong transformasi digital secara massal dan memberikan dampak positif bagi produktivitas karyawan.

Baca Juga: Absensi dengan Mudah Tanpa Form Absensi Karyawan XLS

Demi mendukung inisiasi pemerintah dalam skenario new normal, perusahaan perlu mempersiapkan suatu SOP dan sistem yang dapat memudahkan aktivitas bekerja. Salah satu sistem yang dapat memudahkan adalah mobile attendance dan payroll system. Hadirr mobile attendance memungkinkan karyawan untuk mencatat kehadiran saat WFH. Perusahaan dapat memantau lokasi kehadiran dan eligibilitas karyawan karena teknologi Global Positioning System (GPS) Location dan face recognition. Data kehadiran karyawan secara otomatis tercatat dan terintegrasi dengan Gadjian payroll system.

Gadjian membantu HR di perusahaan mulai dari menghitung gaji online, mengelola data karyawan, sampai menghitung PPh 21. Aplikasi berbasis cloud  sehingga cepat dalam implementasinya. New normal bukan menjadi tantangan bagi perusahaan jika menggunakan Gadjian dan Hadirr.

Coba Gadjian Sekarang

Coba Hadirr Software Aplikasi Absensi Karyawan Online (E-Absen) Terbaik Indonesia

Writer: Haunina K. Sari

Share