Peluang Usaha di Tengah Pandemi Corona

Dalam beberapa bulan ini, virus corona sedang mewabah tak hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia. Kondisi tersebut memaksa semua orang harus diam di rumah mengisolasi diri agar terhindar dari virus. Dengan adanya hal tersebut membuat aktivitas menjadi terhambat. Terutama aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan saat ini pun sudah diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di beberapa daerah yang termasuk kategori zona merah. 

Pandemi ini menuntut orang untuk beradaptasi secara cepat dengan pola kerja baru. Misalnya para pekerja harus merubah kegiatannya menjadi Work From Home (WFH), mahasiswa dan anak sekolah pun harus belajar secara online. Walaupun banyak kegiatan yang harus berjalan secara tidak biasa, namun kita masih bisa mengambil hikmah dari kejadian ini dengan mengambil peluang usaha. Nah, ini dia jenis-jenis usaha yang layak dicoba di masa pandemi virus corona:

1. Bisnis Online 

Sebelum virus corona mewabah, bisnis online sudah menjadi pilihan banyak orang karena sistemnya yang sangat fleksibel: berjualan di rumah, transaksi melalui m-banking, dan barang pun siap untuk dikirim. Bisnis online pun tak terbatas hanya berjualan barang. Kita juga bisa menawarkan jasa, misalnya menyediakan kelas belajar online. Salah satu contoh bisnis kelas belajar online adalah klien Gadjian, Kelasbos, yang membahas tentang bagaimana cara membangun bisnis online

2. Bisnis Pembuatan Masker Kain

Meski masker kain tidak seefektif masker N95 atau masker lain yang tersedia di apotik (biasanya tersedia dengan merek Sensi, Nexcare atau Altamed) setidaknya menggunakan masker kain cukup bermanfaat untuk meminimalisir paparan terhadap droplet virus corona dalam aktivitas sehari-hari di luar ruangan, sehingga kebutuhan masyarakat akan masker kain sangat meningkat. Berikut ini beberapa referensi terkait pola masker kain yang dapat menjadi referensi Anda untuk memulai bisnis masker:

3. Bisnis Hand Sanitizer

Sejak virus corona menyerang, permintaan pasar akan hand sanitizer dan masker berubah begitu pesat. Klaim bahwa hand sanitizer dapat membunuh kuman pada kulit untuk menghindari penularan virus corona, membuat penjualan hand sanitizer naik begitu pesat. Beberapa klien Gadjian dan Hadirr seperti perusahaan kosmetik Mineral Botanica pun merasakan peningkatan permintaan ini. Hal tersebut membuat banyak orang memburu hand sanitizer dan sempat menyebabkan terjadinya kelangkaan. Hal ini dapat menjadi peluang dalam memulai usaha karena permintaan hand sanitizer yang tinggi. 

Baca Juga: 7 Tips Agar Bisnis Restoran dan Kedai Kopi (F&B) Bertahan di Masa Corona

Cara membuat hand sanitizer sendiri sebenarnya cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri saat kita #dirumahsaja. Untuk membuat hand sanitizer sesuai standar WHO, Anda harus menyiapkan alkohol 70%. Berikut ini adalah referensi cara membuat hand sanitizer sendiri:

4. Bisnis Makanan Beku (Frozen Food)

Mengisolasi diri di rumah artinya tidak boleh keluar rumah kecuali akibat urusan yang benar-benar mendesak. Situasi ini bisa menjadi peluang usaha, karena banyak keluarga terpaksa menyimpan makanan agar intensitas keluar rumah bisa dikurangi. Makanan yang Anda jual harus yang bertahan lama dan praktis, misalnya makanan beku yang sudah dikemas sehingga akan bertahan lama ataupun makanan ringan yang bisa menjadi cemilan sehari-hari. 

Jika Anda tidak terlalu berbakat memasak, Anda tetap dapat menggarap peluang ini dengan menjadi agen frozen food di wilayah Anda. Beberapa klien Gadjian yang bergerak di bidang makanan beku, seperti perusahaan pengolahan daging Bolesca Foodindo, mengalami kenaikan permintaan di masa-masa ini dan membuka keagenan wilayah bagi pihak-pihak yang tertarik memasarkan produk-produk seperti Sosis Max, yaitu merek sosis yang diproduksi PT Bolesca Foodindo.

5. Bisnis Ramuan Herbal 

Virus corona hingga saat ini belum ada obatnya, tapi kita bisa mencegah penularannya ke tubuh kita dengan cara meningkatkan sistem imun dan selalu menjaga kesehatan. Di tengah pandemi, ramuan herbal alami yang mengandung bahan-bahan seperti kunyit, temulawak, jahe, kencur, dan daun sereh terkenal dapat meningkatkan sistem imun. Oleh karena itu, bisnis ramuan atau minuman herbal dapat menjadi bisnis yang menguntungkan karena saat ini kebutuhan untuk menjaga sistem imun dan kesehatan sangatlah tinggi. Herbilogy dan Suwe Ora Jamu adalah contoh klien Gadjian dan Hadirr yang merasakan peningkatan permintaan di masa pandemi virus corona.

Baca Juga: 5 Jenis Aplikasi Penting untuk Work From Home (WFH)

Perusahaan-perusahaan yang disebutkan di atas menggunakan aplikasi HR & payroll Gadjian untuk mengelola penggajian dan administrasi karyawan. Sedangkan untuk memonitor presensi dan absensi karyawan, apalagi dalam kondisi Work From Home (WFH) saat ini, sebagian besar perusahaan tersebut menggunakan sistem absensi Hadirr untuk mendapatkan laporan kehadiran karyawan. Karyawan tinggal melakukan swafoto (selfie) menggunakan kamera depan di smartphone. Pengelolaan karyawan secara digital bukan saja lebih praktis, tapi juga memudahkan pengelolaan perusahaan sekaligus menjaga agar seluruh anggota tim di perusahaan tetap sehat. Bagaimana dengan perusahaan Anda?

Coba Gadjian Sekarang

Coba Hadirr Sekarang | Software Aplikasi Absensi Karyawan di Android Dan iOS Hanya Dengan Selfie

Writer: Haunina K. Sari
Editor: Radika K. Cahyadi

Share