Inilah Besaran UMP Tahun 2020 Masing-Masing Provinsi di Indonesia

Kementerian Ketenagakerjaan mewajibkan setiap gubernur untuk menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2020 bagi daerahnya masing-masing secara serentak pada 1 November 2019, berdasarkan persentase kenaikan yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebesar 8,51%.

Namun, sampai awal November, masih ada yang belum mengumumkan kenaikan UMP 2020. Menurut Dirjen Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker, Haiyani Rumondang, seperti dilansir CNBC Indonesia, hingga Senin, 4 November, baru 25 provinsi yang melaporkan penetapan UMP dan masih ada 9 provinsi yang belum melaporkan.

Tidak semua provinsi menaikkan UMP 8,51% sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2019. 

Kalimantan Tengah, mengumumkan kenaikan lebih tinggi yaitu di angka 9%, dari Rp 2.663.435 tahun 2019 menjadi Rp 2.903.144 tahun 2020. Sementara, Papua Barat diproyeksikan hanya akan mengalami kenaikan UMP 6,82%, dari Rp 2.934.500 menjadi Rp 3.134.600 karena daerah tersebut belum mampu menopang kenaikan sesuai angka inflasi dan pertumbuhan PDB yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga: UMP 2018 Telah Ditetapkan, Upah DKI Jakarta Tertinggi

Selengkapnya, berikut besaran UMP Tahun 2020 yang sudah ditetapkan resmi oleh gubernur maupun yang masih perkiraan/proyeksi dari dewan pengupahan provinsi:

No

Provinsi UMP 2020

Keterangan

1

DKI Jakarta

Rp 4.276.349

Diumumkan

2 Jawa Barat

Rp 1.810.351

Diumumkan 

3

Jawa Tengah

Rp 1.742.015

Diumumkan 

4

Jawa Timur

Rp 1.768.777

Diumumkan 

5

Banten

Rp 2.460.996

Diumumkan

6

DI Yogyakarta

Rp 1.704.608

Diumumkan 

7

Aceh

Rp 3.165.030

Perkiraan kenaikan 8,51%

8

Sumatera Utara

Rp2.499.423

Diumumkan

9

Sumatera Barat

Rp. 2.484.041

Diumumkan

10

Sumatera Selatan

Rp 3.043.111

Diumumkan

11 Riau Rp 2.888.564

Diumumkan

12

Kepulauan Riau

Rp 3.005.000

Diumumkan

13 Jambi Rp 2.630.162

Diumumkan

14 Bengkulu

Rp 2.213.604

Diumumkan

15

Lampung

Rp 2.432.001

Diumumkan

16 Bangka Belitung Rp 3.230.022

Diumumkan

17

Kalimantan Timur

Rp 2.981.378

Diumumkan

18 Kalimantan Barat Rp 2.399.699

Diumumkan 

19

Kalimantan Selatan

Rp 2.877.448

Diumumkan 

20

Kalimantan Utara

Rp 3.000.804

Diumumkan

21 Kalimantan Tengah Rp 2.903.144

Diumumkan, naik 9%

22

Sulawesi Utara

Rp 3.310.722

Diumumkan

23

Sulawesi Tengah

Rp 2.303.711

Diumumkan 

24

Sulawesi Tenggara

Rp 2.552.014

Diumumkan

25

Sulawesi Selatan

Rp 3.103.800 

Diumumkan

26 Sulawesi Barat Rp 2.571.328

Perkiraan 

27

Gorontalo

Rp 2.788.826

Perkiraan kenaikan 16,98% 

28 Bali Rp 2.494.000

Diumumkan

29

NTB

Rp 2.183.883

Perkiraan 

30 NTT Rp 1.945.902

Perkiraan 

31

Maluku

Rp 2.604.961

Diumumkan

32 Maluku Utara Rp 2.721.530

Perkiraan 

33

Papua

Rp 3.516.700

Perkiraan

34

Papua Barat

Rp 3.134.600

Perkiraan kenaikan 6,82%


UMP tahun 2020
tertinggi adalah DKI Jakarta sebesar Rp 4.276.349. Jakarta menjadi satu-satunya daerah dengan upah minimum di atas Rp 4 juta. UMP Jakarta ini lebih rendah Rp 400 ribu dari tuntutan buruh DKI.

Baca Juga: UMR Bukanlah Gaji Pokok

Provinsi DI Yogyakarta masih tetap menjadi daerah dengan UMP terendah, yaitu sebesar Rp 1.704.608. Sementara, UMP di daerah calon ibu kota baru RI Kalimantan Timur adalah Rp 2.981.378, atau termasuk di kisaran tengah.

Di mana pun perusahaan kamu beroperasi, wajib mengikuti ketentuan UMP yang ditetapkan gubernur. Apabila perusahaanmu memiliki cabang di daerah lain, maka bisa jadi gaji karyawannya tidak sama besar karena menyesuaikan dengan upah minimum setempat.

Untuk menghitung gaji karyawan dengan efisien, kamu bisa menggunakan payroll software Gadjian. Aplikasi penggajian ini memiliki kalkulator otomatis yang dapat menghitung gaji dan semua komponennya, seperti tunjangan, lembur, bonus, THR, BPJS, dan PPh 21. Dengan sistem hitung gaji online, Gadjian meminimalkan risiko salah hitung yang disebabkan oleh human error

Gadjian adalah HR software berbasis cloud yang memiliki banyak keunggulan dibanding software on-premise. Selain fleksibilitasnya dalah hal kemudahan akses dan pembaruan sistem hitung menurut peraturan pemerintah terbaru, aplikasi ini menyediakan fitur lengkap kelola administrasi SDM perusahaan. 

Gadjian dapat membantumu menghemat anggaran perusahaan, karena kamu hanya membayar sesuai yang kamu butuhkan, tidak seperti software lain. Bahkan, hanya dengan minimal enam orang karyawan saja, kamu sudah bisa mendaftar dan menggunakan aplikasi pintar buatan PT Fatiha Sakti ini.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Share