Masih Ragu dengan Sistem Keamanan Data Absensi Online? Ini Faktanya

Sebagian perusahaan masih bertahan menggunakan perangkat pemindai sidik jari untuk mencatat kehadiran karyawan. Salah satu alasannya adalah data absensi karyawan tersimpan di mes  in fingerprint yang mudah diunduh. Artinya, penyimpanan data sepenuhnya ada di bawah kendali perusahaan.

Aplikasi Absensi, Timesheet, dan Reimbursement | Hadirr

Meski saat ini sistem absensi online mulai populer karena lebih praktis, fleksibel, dan efisien karena tak butuh investasi infrastruktur, masih ada yang meragukan apakah sistem komunikasi data antar-perangkat digital benar-benar aman mengingat database online berada di server pihak ketiga.  

Secara teknis, penggunaan aplikasi absensi online justru lebih aman ketimbang absensi manual yang tidak dibekali back-up data. Meski data tidak berada di perusahaan, bukan berarti penyimpanannya tidak terjamin. Selain itu, akses data sepenuhnya ada di tangan pengguna.

Aplikasi absensi online Hadirr, misalnya, tak hanya menggunakan teknologi biometrik pengenal wajah dan GPS, tetapi juga menerapkan tingkat keamanan data yang tinggi mulai dari lalu lintas data hingga sistem penyimpanan cloud yang terpercaya. Bagi kamu, pemilik perusahaan dan para HR yang masih ragu tentang aplikasi ini, berikut fakta-fakta yang dapat kamu pertimbangkan:

Layanan Penyedia Cloud Nomor Satu di Dunia

Hadirr menggunakan layanan penyimpanan awan (cloud) IaaS (Infrastucture as a Service) dari penyedia cloud nomor satu dan terbesar di dunia, yakni Amazon Web Services (AWS). Reputasi unit bisnis dari Amazon.com, perusahaan teknologi digital yang dirintis Jeff Bezos, ini sudah tidak diragukan lagi.

AWS dipercaya lebih dari satu juta pengguna di dunia, dari mulai perusahaan start-up hingga korporasi raksasa dengan beragam sektor bisnis, mulai dari keuangan dan perbankan, perhotelan, marketplace, teknologi, sampai retail. Selain karena menawarkan lebih dari 120 jenis layanan cloud sesuai kebutuhan bisnis, AWS dikenal dengan keandalan infrastruktur dan ketangguhan sistem keamanannya.  

Back-up Data yang Reliable

Ketika kamu menggunakan Hadirr, semua data absensi di perusahaan kamu disimpan di beberapa server yang berlokasi di data center terpisah yang beroperasi 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Tujuannya sebagai back-up data bagi pengguna. Data center umumnya berlokasi ditempat yang aman dari bencana dan kerusuhan, serta dilengkapi suplai tenaga listrik terus-menerus.

Meski demikian, ketika ada salah satu server di data center down atau mengalami gangguan, server yang lain masih tetap menjalankan fungsinya sebagai database cadangan sehingga kamu tetap dapat mengirim dan mengakses data yang kamu butuhkan. Ini artinya sistem aplikasi tetap berjalan normal.

Sistem Keamanan Web Sekelas Perbankan

Hadirr menggunakan Security Socket Layer (SSL) 256-bit pada website. Ini merupakan sistem keamanan data yang umum digunakan pada bank untuk perlindungan data sensitif nasabah, seperti data kartu kredit dan nomor PIN.

SSL merupakan protokol keamanan dalam komunikasi data lewat internet untuk menjamin autentikasi data, agar data yang dikirim dan diterima pengguna tetap utuh dan tidak mengalami perubahan (modifikasi) oleh pihak ketiga dalam perjalanannya. Protokol SSL ditandai dengan logo gembok dan nama organisasi berwarna hijau di address bar pada browser, PT FATIHA SAKTI [ID], yang artinya website telah terverifikasi keamanannya.

Enkripsi Data

Kamu khawatir komunikasi datamu diintip atau disadap oleh pihak ketiga untuk tujuan kejahatan? Tenang, komunikasi data di aplikasi Hadirr dienkripsi menggunakan algoritma yang rumit, sehingga data teracak dan tidak bisa dibaca oleh siapa pun kecuali pengguna/pemilik akun.

Enskripsi ini akan melindungi semua data yang diakses dan dikirim melalui aplikasi dari dan/ke server, seperti data perusahaan, data personil, data komponen kehadiran, data komponen reimbursement, dan juga foto karyawan untuk face recognition absensi.

Catatan Aktivitas (Log) Akun Pengguna

Semua akses ke akun kamu akan tersimpan dalam catatan aktivitas (log), sehingga kamu bisa mengecek jika ada pihak lain yang mengakses Hadirr dengan menggunakan akunmu. Artinyai, kamu bisa memastikan bahwa login di hari dan jam tertentu dilakukan oleh kamu atau orang lain yang tak dikenal.

Nah, dengan dukungan sistem keamanan berlapis yang andal, kamu tak perlu ragu menggunakan aplikasi berbasis cloud Hadirr. Bukan hanya mencatat absensi, Hadirr juga dapat mencatat jam lembur, memantau jadwal kerja karyawan, dan mengelola reimbursement.

Kamu tak perlu keluar biaya untuk membeli perangkat absensi semacam fingerprint, karena aplikasi Hadirr berjalan di smartphone. Dengan teknologi GPS yang tersemat, aplikasi ini juga memungkinkan pelaporan kehadiran karyawan di banyak titik terpisah, sekalipun berbeda kota atau negara.

Kamu juga tak perlu lagi sibuk mencatat dan mengunduh data absensi. Semua data yang tersaji di aplikasi merupakan data real-time saat itu. Misalnya absensi karyawan dilakukan pukul 08.00 pagi, maka detik itu juga kamu bisa memantau siapa saja karyawan yang tak hadir. Mudah kan?

Bagikan artikel ini:

Share