Cara Membuat Struktur dan Skala Upah dengan Metode Poin Faktor di Gadjian

Hemat Biaya Perusahaan dengan HRIS dan Payroll Software Indonesia | Gadjian

Pemerintah RI berdasarkan Permenaker No. 1 tahun 2017 telah mewajibkan perusahaan untuk memiliki struktur dan skala upah. Tujuannya adalah mendorong perusahaan untuk memiliki sistem kepangkatan (jenjang karir) dan kebijakan kompensasi yang transparan, sehingga diharapkan hubungan antara perusahaan dan karyawan menjadi lebih harmonis. Karenanya, pemberlakuan peraturan ini sebaiknya tidak dilihat pihak perusahaan sebagai beban, namun dijadikan momentum untuk membenahi kebijakan dan pengelolaan SDM agar lebih baik–karena bagaimanapun salah satu kunci kesuksesan dari sebuah perusahaan adalah SDM yang unggul.

Permenaker No.1 tahun 2017 telah memberikan arahan bagaimana mengembangkan struktur dan skala upah di perusahaan Anda. Salah satu metode yang digunakan adalah metode Poin Faktor. Sebelum merancang struktur dan skala upah menggunakan metode ini, ada 2 (dua) hal yang harus dimiliki perusahaan terlebih dahulu.

Pertama
Perusahaan sebaiknya telah memiliki struktur jabatan, yaitu daftar posisi (pekerjaan) berikut dengan deskripsi pekerjaannya (job description). 

Kedua
Perusahaan telah memiliki struktur golongan jabatan (grading), misalkan golongan 1,2,3 dan seterusnya. Struktur golongan dibuat melalui proses evaluasi pekerjaan (job evaluation), yaitu membuat peringkat jabatan dengan cara membandingkan konten pekerjaan suatu jabatan dengan pekerjaan dari jabatan lain dengan skala yang telah ditentukan.  

Beberapa konsultan SDM menawarkan perangkat job evaluation menggunakan metode Poin Faktor yang telah didesain khusus sehingga Perusahaan dapat membuat peringkat jabatan dengan lebih obyektif. Namun, perusahaan Anda juga dapat mengembangkan sendiri perangkat job evaluation dengan menggunakan own judgement (penilaian sendiri) dan dengan memperhatikan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, keterampilan, usaha, tanggung jawab, dan suasana kerja yang dipersyaratkan bagi pemegang jabatan.

Baca Juga: Ini yang Perlu Diketahui tentang Struktur dan Skala Upah

Setelah dua hal di atas dimiliki, Anda siap mendesain struktur dan skala upah untuk perusahaan Anda. Untuk tahapan merancang struktur dan skala upah selanjutnya, Anda dapat menggunakan alat bantu Excel sederhana atau jika Anda pengguna aplikasi HRD Gadjian, Anda dapat menggunakan  fitur Golongan dan Struktur Upah (Grading and Salary Structure) yang akan membantu Anda menyelesaikan tugas ini dengan mudah.

Ketika membuat struktur dan skala upah, sederhananya perusahaan harus menentukan 2 (dua) hal, yaitu:

  • Perbedaan tingkat gaji antara suatu golongan jabatan dengan golongan jabatan lain, baik di atas atau di bawahnya
  • Rentang gaji terkecil dan gaji terbesar untuk setiap golongan jabatan (skala upah)

Setelah Anda menentukan perbedaan tingkat gaji antar golongan jabatan dan rentang gaji dari setiap golongan jabatan, Anda dapat mulai membuat struktur dan skala upah perusahaan.

5 Langkah Mudah Membuat Struktur dan Skala Upah

1. Tentukan jumlah dan nama-nama golongan jabatan di perusahaan Anda.

Mulai dari golongan jabatan terendah sampai golongan jabatan tertinggi. Jika Anda pengguna aplikasi Gadjian, Anda juga dapat mengelompokkan golongan-golongan jabatan yang ada dalam kelas-kelas jabatan.

2. Pilih basis upah yang akan menjadi acuan dalam struktur dan skala upah perusahaan Anda.

Terdapat dua basis upah yang dapat Anda pilih dan gunakan sesuai dengan kebijakan perusahan, yaitu:

  • Hanya gaji pokok atau;
  • Gaji pokok + tunjangan tetap.

3. Tentukan upah tengah (mid poin) dari golongan jabatan terendah dan golongan jabatan tertinggi.

4. Tentukan metode yang digunakan untuk menghitung upah tengah.

Tahap ini Anda perlu menentukan metode perhitungan upah tengan dari golongan-golongan jabatan lain di antara golongan jabatan terendah dan golongan jabatan tertinggi. Ada 2 (dua) metode yang bisa Anda pilih yaitu metode Trend dan metode Progressive.

Metode Trend
Metode ini akan menghasilkan upah tengah yang naik secara proporsional mulai dari golongan terendah ke golongan berikutnya yang lebih tinggi.

Ilustrasi:

Perhitungan Upah Tengah dalam Struktur dan Skala Upah Metode Trend | Gadjian

Metode Progressive
Metode ini akan menghasilkan upah tengah yang kenaikannya makin besar untuk golongan-golongan jabatan yang lebih tinggi.

Ilustrasi:

Perhitungan Upah Tengah dalam Struktur dan Skala Upah Metode Progressive | Gadjian

Jika Anda menggunakan Excel, Anda dapat menggunakan fungsi-fungsi pengolahan data yang ada pada aplikasi tersebut untuk menghitung upah tengah golongan-golongan jabatan diantara golongan jabatan terendah dan tertinggi.  Hanya saja akan cukup sulit jika Anda tidak memiliki kemampuan pengoperasian Excel yang baik.

Jika Anda adalah pengguna aplikasi Gadjian, jangan khawatir karena aplikasi Gadjian akan menampilkan angka-angka upah tengah tersebut secara otomatis setelah Anda menentukan nilai upah tengah untuk golongan jabatan terendah dan golongan jabatan tertinggi.

5. Tentukan persentase rentang upah (range) dari upah terkecil dan upah terbesar untuk setiap golongan jabatan.

Anda dapat menentukan (1) persentase rentang yang sama untuk tiap golongan jabatan atau (2) persentase rentang yang lebih tinggi untuk golongan jabatan yang lebih tinggi. Pilihan kedua lebih banyak digunakan dalam praktek pembuatan struktur dan skala upah, dikarenakan akan memberikan ruang lebih luas untuk peningkatan gaji pada golongan jabatan level atas tanpa harus menambah golongan jabatan baru yang lebih tinggi.

Jika Anda menggunakan Excel, Anda harus mengetahui formula-formula khusus agar dapat menghitung upah terkecil dan terbesar setiap golongan jabatan sehingga akan cukup sulit jika Anda tidak memiliki kemampuan pengoperasian Excel yang baik. Jika Anda adalah pengguna aplikasi Gadjian, jangan khawatir karena aplikasi Gadjian akan menampilkan angka-angka tersebut di atas secara otomatis setelah Anda menentukan persentase rentang setiap golongan jabatan.

Baca Juga: Ringkasan Peraturan Struktur dan Skala Upah 2017 (Infografis)

Jika kelima langkah di atas telah dilakukan, maka struktur dan skala upah perusahaan Anda telah siap untuk disosialisasi dan diimplementasikan. Namun jika Anda mengalami kesulitan dalam membuat struktur dan skala upah, Anda dapat menghemat waktu untuk membuatnya dengan menggunakan fitur Golongan dan Struktur Upah di Gadjian.

Ilustasi struktur dan skala upah (metode Trend) di aplikasi HRIS Gadjian:

Ilustrasi Struktur dan Skala Upah Metode Trend dengan Gadjian | Gadjian

Ilustasi struktur dan skala upah (metode Progressive) di aplikasi HRIS Gadjian:

Ilustrasi Struktur dan Skala Upah Metode Progressive dengan Gadjian | Gadjian

Tidak hanya struktur dan skala upah yang dapat dibuat secara otomatis, HR software Gadjian juga dapat menghitung gaji karyawan, hitung PPh 21, hingga melakukan pembayaran gaji ke seluruh karyawan dengan 1x klik. Jika Anda menggunakan aplikasi HRIS Gadjian, Anda dapat menghemat waktu yang dimiliki untuk lebih berfokus dalam mengembangkan bisnis perusahaan dan menghemat biaya operasional perusahaan.

Tertarik menggunakan payroll software Gadjian atau membuat struktur dan skala upah secara otomatis?

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

 

 

Share