Cara Menentukan Kenaikan Gaji Karyawan

Proses penyesuaian gaji karyawan tidak hanya dilakukan sesudah pengumuman UMP terbaru pada akhir atau awal tahun. Jika sebagian perusahaan langsung meng-update gaji karyawan mengikuti UMP; perusahaan lainnya dapat menaikkan atau menurunkan upah karyawan dikarenakan berbagai faktor, dan hal ini bisa saja dilakukan sepanjang tahun berjalan.

Payroll Sofware Indonesia untuk Mengeloala Keuangan dan Karyawan Perusahaan | Gadjian

Salah satu tanggung jawab Anda sebagai pimpinan perusahaan adalah merancang kebijakan yang adil dalam penggajian. Maka dari itu, berikut 4 hal yang harus Anda jadikan pertimbangan sebelum menaikkan gaji karyawan.

1. Pencapaian Karyawan

Setiap karyawan memberikan kontribusi masing-masing kepada perusahaan, namun tentu ada satu-dua karyawan yang memiliki prestasi menonjol dibandingkan karyawan lainnya. Karyawan seperti ini layak mendapatkan kenaikan gaji jika memang pencapaiannya jauh melampaui target yang dibebankan kepadanya.

2. Lama Bekerja

Masa kerja seorang karyawan bisa berarti dedikasi dan loyalitas, sehingga hal ini harus Anda pikirkan saat melakukan penyesuaian gaji. Karyawan yang sudah bekerja dalam jangka waktu yang cukup lama patut mendapatkan kenaikan gaji, apalagi jika ia cukup berprestasi selama masa kerjanya.

3. Penambahan Beban Kerja

Dalam suatu periode tertentu, karyawan mungkin mengalami mutasi atau kenaikan jabatan. Perubahan job description, atau bertambahnya beban pekerjaan, merupakan bahan pertimbangan untuk penyesuaian gaji. Anda tidak mungkin berharap karyawan akan memberikan usaha yang optimal jika hanya dituntut tanpa mendapatkan kompensasi yang sebanding, ya kan?

4. Posisi Strategis

Karyawan dengan kompetensi tertentu, atau latar belakang pendidikan yang tinggi, idealnya ditempatkan pada pekerjaan yang memungkinkan ia membuat keputusan yang strategis. Dengan ‘modal’ tersebut, tentu ia berharap gajinya lebih tinggi daripada karyawan yang lain.   

Baca Juga: 5 Faktor yang Menentukan Besar-Kecilnya Gaji Karyawan

Selain memberikan kenaikan gaji, perusahaan bisa memberikan bermacam-macam tunjangan  karyawan sehingga pada akhirnya, take home pay karyawan pun meningkat. Beberapa tunjangan yang mungkin terdengar tidak lazim, tetapi diperlukan oleh karyawan, antara lain: tunjangan kacamata, tunjangan seminar atau workshop, tunjangan entertainment untuk klien, dan sebagainya.

Memastikan setiap karyawan mendapatkan gaji yang layak juga bisa dilakukan dengan pemanfaatan payroll software. Absensi karyawan, pola kerja, lembur, cuti, dan elemen-elemen pekerjaan administrasi HR lainnya dapat diketahui dengan lebih baik, jika menggunakan HRIS. Gadjian merupakan aplikasi HRD yang dapat mengeluarkan slip gaji online sehingga karyawan dapat mengetahui potongan apa saja yang dibebankan terhadap gajinya; atau tunjangan yang mereka terima, baik bulanan maupun tahunan. Memperhitungkan kenaikan gaji karyawan pun menjadi lebih mudah dengan Gadjian.

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Share