Konsultasi HR: Apakah Sisa Cuti Dapat Diuangkan?

Pertanyaan:

Halo Gadjian. Terkait aturan cuti yang ada, apakah cuti karyawan yang masih tersisa atau tidak diambil dapat diuangkan? Thanks. Sukses selalu untuk Gadjian.

– Donny di Jakarta

Jawaban:

Halo Pak Donny,

Terima kasih sudah mengunjungi Gadjian 🙂 Semoga jawaban dari tim kami membantu Pak Donny dan perusahaan.

Cuti karyawan diatur, salah satunya pada UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2013 Pasal 79, dimana setiap karyawan berhak atas cuti tahunan sekurang-kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah karyawan yang bersangkutan bekerja mempunyai masa kerja selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut.

Kelola Pengajuan dan Perhitungan Cuti Karyawan secara Online | Gadjian

Hak cuti tahunan tersebut dapat diambil secara terus menerus selama 12 (dua belas) hari kerja atau dapat dibagi-bagi dalam beberapa hari; tergantung kontrak kerja. Akan tetapi, akan berbeda ceritanya jika ada karyawan yang akan mengundurkan diri. Maka muncul pertanyaan:

“jika karyawan tersebut resign di pertengahan periode kerja dan masih ada sisa jatah cuti, apakah sisa tersebut dapat diuangkan?”

Berdasarkan peraturan cuti sesuai Undang-Undang No. 13 tahun 2003 pasal 156 ayat (4) hak cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur dapat diganti ke dalam bentuk uang.

Sebagai contoh, Budi akan mengundurkan diri dari PT. XYZ pada bulan September 2018 dengan gaji kotor Rp10.000.000 dan baru mengambil cuti selama 2 hari dari jatah cuti 15 hari.

Berapa jumlah uang cuti yang akan diterima Budi?

Pertama, Anda harus menghitung dan mencatat 3 hal berikut:

  1. Upah kotor yang diterima karyawan
  2. Hak cuti yang diterima selama 1 tahun
  3. Tanggal efektif pengunduran diri karyawan

Dengan 3 hal berikut, Anda akan mendapatkan Hak Cuti Karyawan yang telah disesuaikan dengan masa karyawan tersebut sejak bekerja di awal periode hingga tanggal efektif pengunduran diri.

Upah Kotor

Rp  10.000.000

Hak Cuti 1 Tahun

15 Hari Kerja

Tanggal Efektif Pengunduran Diri

15-September-18

 

Perhitungan Sisa Cuti yang Bisa Diuangkan | Gadjian

Jika Anda sudah mendapatkan Hak Cuti Karyawan yang sudah disesuaikan dengan tanggal efektif pengunduran diri, Anda bisa melanjutkan untuk penghitungan sisa cuti yang bisa diuangkan.

Anda harus tahu jika Budi sudah mengambil Hak Cuti Tahunannya pada tahun 2018. Menurut data, Budi sudah mengambil Hak Cutinya pada bulan Maret selama 2 hari, sehingga hak cuti yang tersisa adalah 11 hari kerja dikurang dengan 2 hari kerja dari yang cutinya sudah diambil di bulan Maret. Sisa hak cuti tahunannya adalah 9 hari kerja. Perhitungan sisa cuti yang bisa diuangkan adalah, jika Anda sudah mendapatkan Hak Cuti Karyawan yang sudah disesuaikan dengan tanggal efektif pengunduran diri, Anda bisa melanjutkan untuk penghitungan sisa cuti yang bisa diuangkan.

Perhitungan Upah Sisa Cuti yang Bisa Diuangkan | Gadjian
Perhitungan
cuti tahunan karyawan yang bisa diuangkan ini memang terkesan rumit jika ada beberapa hal yang tidak diketahui secara lengkap oleh bagian HRD. Terlebih lagi jika perusahaan tersebut memiliki banyak karyawan dan pada saat itu. Selain cuti yang telah diambil itu sendiri, HRD juga wajib melakukan perhitungan lembur karyawan dengan benar, agar kompensasi yang didapatkan oleh karyawan benar-benar sesuai dengan haknya. Dari
perhitungan cuti ini, hak cuti diuangkan yang belum diambil dan bisa diuangkan untuk Budi adalah Rp 4.500.000 berdasarkan upah kotor.

Baca Juga: Ringkasan Lengkap Hak Cuti Karyawan menurut Depnaker

Dengan aplikasi payroll Gadjian, pencatatan cuti online bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Tak hanya cuti, penggunaan HR software yang tepat seperti Gadjian menjadikan HRD bisa memantau absensi karyawan, hingga melakukan perhitungan PPh 21 karyawan. Praktis dan efisien.

Punya pertanyaan seputar pengelolaan SDM? Silakan tanya di chatbox laman ketenagakerjaan website Gadjian atau tinggalkan pertanyaan Anda di kolom komentar. Tim kami yang didukung oleh Certified Human Resources Professionals akan membantu menjawab pertanyaan Anda!

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Share