8 Alasan Karyawan untuk Mengajukan Pinjaman (Kasbon Karyawan) ke Kantor

Semakin banyaknya karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan turut meningkatkan kebutuhan pengelolaan karyawan. Perusahaan pun berlomba-lomba menawarkan kompensasi terbaik agar dapat mempertahankan para pekerja. Sebagian perusahaan memberikan fasilitas pinjaman karyawan untuk meningkatkan loyalitas, namun begitu tidak semua karyawan benar-benar memerlukan pinjaman tersebut.

Hemat Biaya Perusahaan dengan HRIS dan Payroll Software Indonesia | Gadjian

Berikut Gadjian rangkum delapan alasan kasbon karyawan, dari yang paling serius, sampai yang membuat geleng-geleng kepala!

1. Biaya Pendidikan

Zaman sekarang, biaya untuk menyekolahkan anak semakin tinggi. Barangkali karyawan sudah memperkirakan dana sekolah anaknya, namun ternyata ada banyak pengeluaran lain seperti seragam, buku pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, hingga darmawisata. Jika tidak direncanakan dengan baik, maka karyawan bisa saja terdesak untuk meminjam demi membiayai pendidikan anak-anaknya.  

2. Biaya Pengobatan/Persalinan

Tidak ada orang yang ingin sakit, apalagi produktivitas perusahaan akan menurun jika karyawannya sering sakit. Akan tetapi, manajemen tidak dapat menolak bencana, apalagi jika ternyata penyakit karyawan tersebut cukup parah dan membutuhkan pengobatan jangka panjang. Untuk menanggulangi pinjaman dengan alasan ini, perusahaan dapat mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS Kesehatan; dan atau menyediakan fasilitas kesehatan di kantor. Karyawan sehat, bisa bekerja dengan lebih baik deh.

Baca Juga: 5 Hal Penting tentang Perhitungan BPJS Kesehatan untuk Karyawan

3. Biaya Pernikahan

Seberapa baik pun perencanaan pernikahan, kadang calon pengantin tidak dapat mengontrol pengeluaran sehingga harus meminjam ke kantor. Biasanya mereka berharap dapat melunasi pinjaman tersebut karena akan mendapatkan ‘amplop’ dari para tamu undangan. Manajemen dapat memperkirakan kesanggupan pembayaran dari jumlah undangan si karyawan.

4. Dana Renovasi Rumah

Tak semua orang memiliki kondisi rumah yang prima untuk menghadapi cuaca yang tidak menentu kala musim hujan datang. Masih bagus kalau hanya genteng yang bocor, bagaimana kalau karyawan terpaksa menghadapi banjir tahunan? Nah, bisa jadi gaji bulanan tidak cukup untuk merenovasi rumah besar-besaran. Kasbon karyawan pun diperlukan untuk memperbaiki kondisi rumah supaya kinerja karyawan tidak terganggu.

5. Membeli/Mengganti Kendaraan

Setelah beberapa tahun bekerja, karyawan mungkin menghadapi situasi di mana kendaraannya sudah tidak layak lagi untuk digunakan. Dengan berbagai pertimbangan, karyawan memilih untuk meminjam kepada perusahaan. Meskipun alasannya cukup dapat dipercaya, tetapi lebih baik manajemen menyarankan karyawan untuk membeli kendaraan melalui leasing atau kredit sehingga pembayarannya pun bisa lebih terstruktur.

Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Perusahaan Saat Memberikan Pinjaman Karyawan

6. Dana Ibadah

Karyawan bisa saja mengajukan pinjaman ke kantor karena membutuhkan talangan dana yang cukup besar untuk memenuhi panggilan agamanya, seperti naik haji atau menyelenggarakan upacara keagamaan. Manajemen harus mampu berdiskusi secara baik-baik dengan karyawan, agar pelunasan utang nantinya tidak malah mengganggu konsentrasinya dalam beribadah.

7. Biaya Traveling

Dengan alasan bonus yang tak kunjung turun, karyawan yang hendak mengambil cuti untuk bepergian ke luar negeri pun mengajukan pinjaman kepada perusahaan. Alasan seperti ini dapat diperbolehkan selama manajemen mengetahui dengan pasti bagaimana karyawan akan membayarnya, dikarenakan pengeluarannya dapat dikatakan tidak begitu mendesak dan bersifat tersier/hiburan.

8. Kartu Debit Tertelan Mesin ATM

Tanggal tua datang, mau ambil uang di tabungan, eh kartunya tertelan di mesin ATM. Kasbon karyawan pun siap membantu karyawan yang kesusahan, termasuk ketika saat-saat genting seperti ini.

Baca Juga: Karyawan Sering Kasbon? Ini 3 Cara Kurangi Pinjaman Karyawan ke Perusahaan

Dari 8 alasan di atas, Divisi HR tentu harus pintar memilah dan memilih mana yang menjadi prioritas dalam pemberian pinjaman untuk karyawan. Gunakan aplikasi gaji untuk menghitung kasbon karyawan secara online. Metode pembayaran pinjaman dapat disesuaikan dengan kondisi internal dan peraturan perusahaan, lalu HR software dapat membantu mengatur pelunasan utang tersebut dengan lebih transparan. Download software payroll Gadjian dan rasakan kemudahan mengelola administrasi karyawan, dari usaha berskala kecil hingga perusahaan yang menaungi lebih dari 100 karyawan!

Payroll Software Indonesia Untuk Mengelola Keuangan & Karyawan Perusahaan, termasuk perhitungan PPh 21, perhitungan BPJS, dan perhitungan lembur | Gadjian

Share